Timnas U-16 Menikmati Hasil Kerja Keras

Timnas U-16
Ist

SELURUH anggota Timnas Indonesia U-16 tengah menikmati hasil kerja keras mereka di Jepang. Selain kebanggaan meraih trofi turnamen Jenesys, tim polesan pelatih Fakhri Husaini ini menikmati program “kunjungan” yang disiapkan penyelenggara sepanjang hari Selasa (13/3) ini.

Kunjungan dimulai dari kantor kementrian luar negeri Jepang, museum JFA, Odalba Aqua City dan yang terakhir adalah menonton pertandingan antara Kashima Antlers melawan Sydney FC di Kashima Stadium.

Pemerintah dan Federasi sepak bola Jepang (JFA) memang sudah mengatur agenda ini untuk menambah wawasan dan pengalaman pemain dan anggota tim. Tidak cuma sepak bola tetapi pengenalan kebudayaan dan tradisi Jepang.

Fakhri mengatakan, timnya pantas menikmati kerja keras mereka. Setelah digembleng selama tiga pekan dalam pemusatan latihan, para pemain memberikan upaya yang terbaik dan menjadi juara. “Mereka layak menikmati semua ini. Mereka juga bisa belajar banyak di luar sepak bola,” kata Fakhri.

Pemain gelandang Rendy Juliansyah bersyukur bisa memberikan kebanggaan untuk masyarakat Indonesia. “Turnamen ini menjadi langkah awal untuk perjuangan kami selanjutnya. Sekarang kami mau menikmati acara jalan-jalannya,” kata Rendy yang disambut tawa teman setimnya.

Sebelumnya, mereka pernah tampil menunjukkan bakatnya di depan para peserta lain berjoget diiringi lagu Gemu Fa Mi Re. Dokter tim, Dicky Muhammad Shofwan yang ditunjuk sebagai koreografer sukses membuat anak-anak Garuda Asia tampil memukau serta membuat riuh suasana.

“Saya tidak menyangka anak-anak tidak demam panggung. Mereka tampil bagus dan berjoget dengan mantapnya untuk menghibur para peserta lain,” kata Dicky. “Sebelum kami, Jepang dan Brunei sudah tampil terlebih dahulu menunjukkan bakat mereka diatas panggung,” sambungnya.

Anggota tim juga akan mengunjungi kuil dan museum lainnya di Jepang. “Saya rasa ini pantas mereka nikmati, biarkan euforia kemenangan kami ini diisi oleh kegiatan-kegiatan positif yang sudah disediakan panitia. Ini bagus untuk anak-anak melepas kepenatan mereka usai bertarung empat kali di pertandingan,” ujar Fakhri Husaini. (*)

Leave a Reply