Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto: Tidak Ada Dana Bantuan dari Hasil Korupsi

tak ada bantuan
gesuri.id

Jakarta, Nuswantara.id – Sekretaris Jenderal PDI Pejuangan, Hasto Kristiyanto membantah adanya dugaan aliran dana korupsi ke acara Sumpah Pemuda yang digelar partainya dari perkara tersangka suap kegiatan mutasi, rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Cirebon dan gratifikasi, dengan tersangka Bupati nonaktif Cirebon, Sunjaya Purwadisastra.

Hal itu bahkan sudah mengkonfirmasi masalah tersebut dengan salah satu politisi PDI Perjuangan Nico Siahaan yang juga merupakan ketua panitia acara. “Saya sudah kontak ke saudara Nico, jadi tidak ada aliran itu. Kalau ada aliran ke PDI Perjuangan, ya itu kami enggak berani memecat. Ini kan Ketua kami pecat yang bersangkutan kami berikan sanksi pemecatan kepada Pak Sunjaya,” ungkap Hasto kepada wartawan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, Sabtu (1/12).

Namun Hasto tak menampik jika tindakan korupsi dilakukan oleh kadernya, apalagi PDI Perjuangan memiliki 18,7 juta anggota. Oleh karenanya, selaku pengurus partai, hal yang dia lakukan adalah menertibkan anggotanya yang kedapatan korupsi dengan memberikan sanksi pemecatan.

“Tapi untuk sumpah pemuda itu memang dengan cara gotong royong tidak ada dana korupsi di situ. Terbukti PDI Perjuangan memecat langsung keanggotaan seketika dari Pak Sunjaya,” ujar Hasto.

Lebih lanjut, Hasto mengatakan dirinya selaku Sekjen siap bertanggungjawab bahwa tidak pernah ada dana bantuan dari hasil korupsi. “Saya sebagai sekjen bertanggungjawab tidak ada masuk ke PDI Perjuangan,” tegas Hasto.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemeriksaan terhadap saksi Nico Siahaan yang merupakan anggota politisi PDI Perjuangan terkait perkara tersangka suap kegiatan mutasi, rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Cirebon dan gratifikasi, dengan tersangka Bupati nonaktif Cirebon, Sunjaya Purwadisastra.

Di duga ada aliran dana bantuan untuk acara tersebut dari Sunjaya sebesar Rp 250 juta. Namun, uang tersebut kini telah dikembalikan ke KPK. http://gesuri.id

Leave a Reply