Raih Gelar HC, Begini Megawati Memaknainya

Megawati Raih Gelasr HC
gesuri.id

Fuzhou, Nuswantara.id – Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menerima gelar Honoris Causa atau Doktor Kehormatan dalam bidang Diplomasi Ekonomi dari Fujian Normal University, Tiongkok, Senin (5/11).

Megawati mempunyai pemaknaan tersendiri soal gelar doktor kehormatan dalam bidang ‘Diplomasi Ekonomi’ yang baru diterimanya.

Dia mengaku, gelar HC yang diterimanaya menjadi sebuah pesan moral tersendiri. “Sebuah pesan untuk melengkapi tugas sejarah para pendiri bangsa kita. Ini menjadi tugas sejarah yang harus kita selesaikan,” ucap Megawati.

Tugas para pendiri bangsa yang Megawati maksud adalah untuk terus-menerus mengelaborasikan gagasan-gagasan para pendiri bangsa. Dan melaksanakannya dalam diplomasi kebebasan ekonomi menuju tatanan dunia baru.

“Sebuah tatanan dunia baru yang menjunjung nilai dan prinsip perdamaian dalam kerangka keadilan sosial dan kemakmuran bagi seluruh umat manusia,” ungkap Megawati.

Lebih lanjut, Megawati mengaku merasa bangga dan terhormat menerima gelar doktor kehormatan itu. Apalagi, dia tahu kiprah Fujian Normal University yang merupakan salah satu universitas paling bergengsi di Tiongkok.

Megawati mengatakan, sejarah panjang dari universitas ini telah menunjukkan sumbangan-sumbangan pentingnya dalam ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi dan pembangunan ekonomi di Tiongkok.

Hingga membuat Tiongkok menyandang status sebagai ekonomi terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat sejak 2014.
“Bilamana pertumbuhan ekonominya tetap konsisten, diramalkan bahwa pada tahun 2020, Tiongkok akan mengambil alih posisi Amerika Serikat sebagai ekonomi terbesar di dunia,” kata Megawati.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PDI Perjuangan ini memberikan sebuah plakat PDI Perjuangan berwarna merah.
“This is bull,” ujar Megawati saat memberikan plakat tersebut, yang berarti ‘Ini (simbol) banteng’.

Acara itu dihadiri Presiden FNU, Prof. Wang Changping, Ketua Dewan FNU, Li Baoyin, para guru besar, senat, dan dewan kampus.

Sementara dari pihak RI, hadir Djauhari Oratmangun, Duta Besar Indonesia untuk RRT. Keluarga Megawati, sahabat, serta sejumlah petinggi PDI Perjuangan juga hadir. Yakni putra dan menantu Prananda Prabowo dan Nancy Hendriaty Shrindani, Ketua DPP PDI Perjuangan Rokhmin Dahuri, Anggota DPR Herman Hery, dan Hendropriyono. (gesuri.id)

Leave a Reply