Iwan Fals Tolak Berhenti Lontarkan Kritik

Iwan Fals
Istimewa

Jakarta, Nuswantara.id – Belakangan ini, musisi Iwan Fals tampak lebih memilih media sosial untuk menyuarakan aspirasi. Ia pun sempat dianggap tak lagi berani bicara soal kondisi sosial, ekonomi hingga politik seperti yang dulu kerap tergambar dalam lagu.

Mengaku mengikuti perkembangan, Iwan menyatakan bahwa itu hanya soal perbedaan cara penyampaian saja. Pelantun Bongkar itu menilai bahwa aspirasinya sudah banyak diwakilkan oleh figur publik lain.

“Kritik itu penting banget, kalau tidak ada gimana kita mau maju. Apapun medianya tetap sama. Dan saya tidak merasa pendapat saya dihambat. Lagipula buat apa saya ngeluarin pendapat lagi kalau pendapat saya sudah dikeluarin sama orang lain. Sekarang kita lihat ada Karni Ilyas, Najwa Shihab,” katanya saat ditemui usai menyoblos di TPS dekat rumahnya di Leuwinanggung, Depok, Jawa Barat, Rabu (17/4).

Namun Iwan tak memungkiri bahwa dirinya mendapat banyak keuntungan dengan bersuara di Twitter. Menurutnya, ia punya lebih banyak waktu dengan keluarga dan merasakan kebebasan, sembari tetap memantau ragam perkembangan topik yang sedang hangat.

“Kebetulan sementara ini saya ingin lebih banyak komunikasi dengan keluarga. Dulu saya sudah banyak bicara ke luar, ini kesempatan saya balik ke dalam, ke Yos [istri], Cikal, Raya, dan kebutuhan saya pribadi,” katanya.

“Dan saya [merasa] tidak sebebas di Twitter dibanding saya ke mall. Saya bisa lebih banyak belajar juga interaksi,” lanjut Iwan.

Saat ini, Iwan mengaku sedang fokus pada hobi melukis serta karate. Baru-baru ini, ia diketahui mengadakan pameran lukisan perdana bertajuk ‘Galeri Suara Hati’.

Ia memastikan tak akan pernah benar-benar melepas musik. Pada 15 April lalu, ia baru saja merilis album ke-39 bertajuk ‘Rosana‘ yang didedikasikan untuk sang istri.

Meski belum mengeluarkan karya andalan terkait isu sosial lagi, Iwan dengan tegas mengatakan dirinya tak pernah berhenti bersuara.

“Sampai saat ini saya tidak berubah setitik pun. Saya tidak suka penindasan,” katanya tegas.

Iwan pun mengungkapkan harapannya terhadap pemimpin yang terpilih dalam Pemilu 2019. “Mempertahankan prestasi, kalau bisa lebih naik lagi, lebih sayang sama kita, fasilitas umum lebih ditingkatkan lagi. Dan jangan lupa kalau kita ini agraris, negara dua musim. Kalau kita mau lebih rajin dari negara empat musim, tentunya kita bisa jauh lebih melesat,” tuturnya. (cnn.indonesia/dea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here