Gubernur Koster Harap Even PD U-20 tahun 2021 Bisa Terselenggara di Bali

PD U-20 tahun 2021

Gianyar, Nuswantara.id – Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar masuk salah satu nominasi untuk menggelar piala dunia usia 20 tahun yang akan di helat tahun 2021 mendatang.

Untuk mengecek kesiapan tersebut, ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, Sabtu (7/3) langsung “turun gunung” melihat fasilitas stadion yang menjadi home base Bali Unitid itu. Ikut mendampingi Iriawan, Gubernur Bali Wayan Koster.

“Sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di dunia, maka salah satu yang akan kami kembangkan ke depan adalah sport tourism,” kata Gubernur Koster.

Menurut Koster, pariwisata olahraga yang paling representative saat ini adalah sepak bola karena banyak mendapatkan atensi publik dan sangat potensial untuk di kembangkan berbarengan dengan bidang pariwisata.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dari PSSI dan semua pihak terkait upaya kami ke depan untuk menjadikan Bali sebagai destinasi pariwisata yang dimana di dalamnya termasuk sport sebagai daya tariknya,” kata Koster yang juga ketua DPD PDI P Bali itu.

Lebih jauh kata orang nomor satu di Bali itu, even Piala Dunia U-20 tahun 2021 adalah harapan publik di Bali.

“Mungkin saat ini dari sisi fasilitas pendukung even tersebut, kami masih kurang, namun kami punya banyak unsur lain yang bisa jadi bahan pertimbangan,” sebutnya.

Mantan anggota DPR RI itu menegaskan, nama Bali sudah sangat besar dan dikenal di luar. Mudah-mudahan dengan masuknya nama Bali sebagai salah satu nominasi, Stadion Dipta bisa dikembangkan menjadi stadion yang representatif dan memenuhi syarat, ditambah lapangan latihan sebagai pendukung.

“Bali kini sedang sedikit menurun pariwisatanya karena dampak virus Corona, namun kami terus berbenah salah satunya dengan “We Love Bali Movement,” ujar Koster.

Jika Piala Dunia U-20 bisa terselenggara di Bali tentu akan jadi gelaran yang vital bagi pariwisata Bali, tentu sebagai ajang olahraga prestisius.

BaIi kata Koster, adalah penyumbang devisa pariwisata terbesar bagi Indonesia. Sekitar 6,3 juta wisman atau 39 persen dari total wisman nasional berkunjung ke pulau dewata Bali. Devisa yang disumbangkan Bali mencapai Rp75 Triliun dari Bali.

“Jadi kalau dihitung-hitung, jika even PD U-20 bisa dilaksanakan di Bali selain memajukan olahraga juga bisa memberikan kontribusi besar untuk devisa negara. Ekonomi masyarakat juga makin berkembang,” ujarnya bersemangat.

Lantas apa langkah pemprov Bali?

Gubernur asal Buleleng itu menyebutkan, jika dimungkinkan, Pemprov Bali juga bisa mendukung segala sesuatunya dari anggaran perubahan.

“Saya yakin, Bapak Presiden senang jika Bali di pertimbangkan. Saya paham kompetisinya sangat ketat sebagai venue PD U-20, tapi saya serahkan kepada bapak Ketua Umum PSSI. Mudah-mudahan memberikan berkah untuk Bali,” harap Koster.

Sementara Ketum PSSI Mohamad Iriawan menyebutkan, piala Dunia U-20 2021 merupakan sejarah bagi bangsa Indonesia karena bisa mengalahkan ‘bidding’ negara-negara lain yang juga sangat ingin menjadi tuan rumah event penuh gengsi ini.

Menurutnya, stadion I Wayan Dipta layak untuk menggelar event sepak bola internasional. Tahun lalu stadion berkapasitas 25 ribu penonton ini digunakan timnas senior menjamu Vietnam pada lanjutan Pra Piala Dunia 2022 serta uji coba timnas U-23 melawan Iran. Selain itu, Bali United pun kerap menggunakannya dalam ajang Piala AFC.

“Senang sekali melihat jumlah tempat duduk tribun ‘single seat’ sudah bertambah sejak dipakai pertandingan timnas tahun lalu. Tinggal perbaikan minor seperti penambahan ruangan untuk fasilitas broadcast, peningkatan kapasitas lampu penerangan, perbaikan kamar ganti, kolam berendam air hangat, dan lain-lain,” kata Iriawan.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu mengungkapkan, stadion Dipta adalah salah satu venue yang kemungkinan ditunjuk oleh FIFA.

“Tergantung dari penilaian mereka yang berencana akan hadir bulan ini. Dari 10 yang direkomendasikan akan ditunjuk 6 venue resmi. Mudah-mudahan salah satunya di Bali,” kata pria yang akrab dipanggil Iwan Bule ini.

Pria yang sempat menjabat Pj Guberbur Jabar itu menambahkan, Bali memang menarik untuk wisatawan, apalagi ada konsep sport tourism yang ditawarkan bapak gubernur. Ini kelebihannya, bahkan seringkali ada turis yang menonton langsung ke stadion Dipta.

“Kita lihat juga lapangan latihan pendukungnya. Perlu koordinasi juga untuk akses, kemacetan dan lainnya. Komitmen Presiden dan PUPR sudah sangat jelas, akan memperbaiki semua venue yang nantinya ditunjuk,” sebutnya.

Selama berada di Stadion I Wayan Dipta, Iriawan meninjau kondisi rumput lapangan dan berbagai infrastruktur lain. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, Ketua Asprov PSSI Bali I Ketut Suardana, dan anggota Komite Eksekutif PSSI Pieter Tanuri. (rls/dea)

SHARE

Leave a Reply