Bertemu Gubernur se-Indonesia, Presiden Ingatkan Peran Pemda Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Rakernas
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan dalam pengarahan ke peserta Rakernas APPSI di Hotel The Trans Luxury, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (22/2). (Foto: BPMI)

Bandung (NUSWANTARA News) – Dalam beberapa kesempatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengingatkan dua hal yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yaitu peningkatan investasi dan nilai ekspor.

Begitu pula saat berbicara di hadapan gubernur dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), pada Kamis, (22/2), Presiden kembali mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Salah satunya adalah dengan menyederhanakan proses perizinan yang dinilai dapat menghambat kegiatan investasi dan ekspor. “Problemnya seperti yang sering disebutkan, saya sampaikan, saya ulang-ulang terus mengenai lamanya perizinan, banyaknya aturan, banyaknya rekomendasi, banyaknya persyaratan. Itu yang saya minta untuk secepat-cepatnya dipangkas, sebanyak-banyaknya disederhanakan,” kata Kepala Negara kepada para jurnalis usai memberikan sambutan dalam pengarahan kepada peserta Rakernas APPSI di Hotel The Trans Luxury, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Menurut Presiden, penyederhanaan perizinan inilah yang akan ‎mempercepat dunia usaha untuk bergerak, berekspansi, serta berinvestasi. “Sehingga kita harapkan lapangan kerja semakin bertambah,” ucap Presiden.

Guna mewujudkan hal tersebut, pemerintah berencana akan membuat sebuah peraturan yang akan mengintegrasikan pola distribusi antar provinsi di seluruh Tanah Air agar lebih efektif dan efisien. “Ini nanti kita siapkan setelah bertemu detailnya seperti apa sih. Jangan sampai ini malah meruwetkan, harusnya memudahkan, mempercepat,” ujar Presiden.

Tak hanya sampai di situ, pemerintah juga akan mengintegrasikan pola distribusi tersebut dengan program pemerintah lainnya, yakni tol laut. Turut hadir mendampingi Presiden, Seskab Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan anggota Wantimpres Agum Gumelar serta para Gubernur seluruh Indonesia. (BPMI/EN)

Leave a Reply