Puti Teken Kontrak Politik Kesejahteraan Guru

Puti Guntur Soekarno
Ist

Surabaya, Nuswantara.id – Calon Wakil Gubernur Jatim Puti Guntur Soekarno meneken kontrak politik dengan para Guru Tidak Tetap (GTT)/Pegawai Tidak Tetap (PTT) untuk meningkatkan kesehateraan mereka. Penandatanganan kontrak tersebut dilakukan di GOR Lamongan, Senin (23/4) lalu.

Puti berkomitmen, jika terpilih nanti, pasangan dari Cagub Gus Ipul tersebut siap untuk menaikan insentif dari Rp 200 ribu perbulan, menjadi Rp 500 ribu perbulan. Dia juga siap untuk mendesak pemerintah menerbitkan SK pengangkatan GTT/PTT di lingkungan Dinas Pendidikan Lamongan agar menjadi PNS.

Selain itu, duet Gus Ipul-Puti juga siap menaikan pendapatan ekonomi pegawai honorer melalui program kredit usaha mikro. Serta ditambah memberikan jaminan sosial pada GTT/PTT melalui Kartu Jatim Sehat. “Kami akan sampaikan keseluruhan isi kontrak politik pada Gus Ipul. Kami juga akan mendesak pemerintah pusat untuk menghentikan moratorium guru, karena guru memiliki peran vital dalam mendidik anak bangsa,” terang Puti.

Puti juga menyebut, dirinya siap berkolaborasi dengan kabupaten/kota untuk peningkatan insentif GTT/PTT. Pihaknya akan perjuangkan insentif GTT/PTT di Lamongan ini, dari Rp 200 ribu menjadi Rp 500 ribu.

Ketua Forum Honorer Non Kategori (FHNK), Syukran, mengaku merasa lega dengan penandatangan kontrak politik. Para GTT/PTT akan turut berjuang untuk menambah dukungan suara bagi Gus Ipul-Puti Guntur. “GTT/PTT akan berjuang bersama Gus Ipul-Mbak Puti. Kami berkeyakinan, kalau keduanya terpilih, maka kesejahteraan kami akan diperhatikan dan ditingkatkan,” katanya. (gesuri.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here